.dateHeader/>

Cara Wildan Meretas Situs Milik SBY


Wildan Yani Ashari alias Yayan tak ubahnya mereka yang memiliki hobi menggunakan kecanggihan teknologi informasi. Pemuda kelahiran Balung, Kabupaten Jember, Jawa Timur, 18 Juni 1992, itu biasa menyalurkan kemampuannya di Warung Internet (Warnet) Surya.Com di Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Kebonsari, Jember.
Wildan bukan pakar teknologi informatika. Dia lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Balung 2011 jurusan teknik bangunan. Namun pekerjaannya sebagai penjaga sekaligus teknisi di Warnet CV Surya Infotama milik saudara sepupunya, Adi Kurniawan, membuat Wildan mengenal lika-liku internet. Wildan pun memilih tidak melanjutkan pendidikannya ke tingkat perguruan tinggi.
Kamis kemarin, 11 April 2013, Wildan mulai menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jember. Dia bukan terdakwa biasa. Wildan menjadi pesakitan karena meretas situs pribadi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, http://www.presidensby.info.
Seperti dipaparkan tim Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Jember, Wildan melakukan aksinya di Warnet tersebut pada pertengahan 2012 hingga 8 Januari 2013.
Bermodalkan perangkat komputer billing yang biasa digunakannya sebagai penerima bayaran dari para pengguna internet, Wildan yang menggunakan nickname MJL007 mulai mengutak-atik laman www.jatirejanetwork.com dengan IP address 210.247.249.58.
Laman www.jatirejanetwork.com yang dikelola Eman Sulaiman bergerak di bidang jasa pelayanan domain hosting. Wildan yang biasa dipanggil Yayan mencari celah keamanan di laman itu. Kemudian melakukan SQL Injection atau Injeksi SQL, teknologi yang biasa digunakan para peretas atau hacker agar bisa mendapatkan akses ke basis data di dalam sistem.
Wildan lantas menanamkan backdoor berupa tools (software) berbasiskan bahasa pemrograman PHP yang bernama wso.php (web sell by orb). Dalam dunia teknologi informasi dan komunikasi, dengan mekanisme backdoor yang ditanamkannya, hacker bisa melakukan compromise, yakni melakukan bypass atau menerobos sistem keamanan komputer yang diserang tanpa diketahui oleh pemiliknya.
Wildan pun mengutak-atik laman www.techscape.co.id yang memiliki IP address 202.155.61.121 dan menemukan celah keamanan. Wildan berhasil meretas server yang dikelola CV. Techscape itu dan memasuki aplikasi WebHost Manager Complete Solution (WMCS) pada direktori my.techscape.co.id.
Pada November 2012, Wildan mulai mengakses laman www.jatirejanetwork.com yang telah diretasnya. Menjalankan aplikasi backdoor yang telah dia tanam sebelumnya, Wildan menggunakan perintah command linux: cat/home/tech/www/my/configuration/.php, hingga akhirnya berhasil mendapatkan username dan kata kunci dari basis data WHMCS yang dikelola CV. Techscape.
Setelah itu, anak bungsu pasangan Ali Jakfar- Sri Hariyati itu menjalankan program WHMKiller dari laman www.jatirejanetwork.com untuk mendapat username dan kata kunci dari setiap domain name yang ada. Dia pun memilih domain dengan username: root, dan password: b4p4kg4nt3ngTIGA dengan port number: 2086.
Dengan username dan kata kunci tersebut, Wildan lantas menanamkan pula backdoor di server www.techscape.co.id, pada pukul 04.58.31 WIB pada 16 November 2012.
Agar backdoor tersebut tidak diketahui admin, Wildan merubah nama tools menjadi domain.php dan ditempatkan pada subdirektori my.techscape.co.id/feeds/, sehingga Wildan bisa leluasa mengakses server www.techscape.com melalui URL: my.techscape.co.id/feeds/domain.php. "Untuk mengakses itu, dia sudah memiliki password yayan123," kata salah seorang anggota JPU, Lusiana.
Kemudian pada 8 Januari 2013 Wildan mengakses laman www.enom.com, sebuah laman yang merupakan domain registrar www. techscape.co.id, hingga berhasil melakukan log in ke akun techscape di domain registrar eNom. Inc yang bermarkas di Amerika Serikat. Dari situlah Wildan mendapatkan informasi tentang Domain Name Server (DNS) laman www.presidensby.info.
Setidaknya ada empat informasi penting berupa data Administrative Domain/Nameserver yang dia dapatkan dari laman pribadi Presiden SBY itu, yakni Sahi7879.earth.orderbox-dns.com, Sahi7876.mars.orderbox-dns.com, Sahi7879.venus.orderbox-dns.com, dan Sahi7876.mercuri.orderbox-dns.com.
Wildan lantas mengubah keempat data tersebut menjadi id1.jatirejanetwork.com dan id2.jatirejanetwork.com. Selanjutnya pada pukul 22.45 WIB, Wildan menggunakan akun tersebut (lewat WHM jatirejanetwork), sehingga dapat membuat akundomain www.presidensby.info dan menempatkan sebuah file HTML Jember Hacker Team pada server www.jaterjahost.com. "Sehingga ketika pemilik user interne tidak dapat mengakses laman www.presidensby.info yang sebenarnya, akan tetapi yang terakses adalah tampilan file HTML Jember Hacker Team," ujar Lusiana pula.
Ulah Wildan tercium Tim Subdit IT dan Cybercrime Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Mabes Polri yang mendapat laporan terjadinya gangguan pada laman Presiden SBY. Setelah melakukan penyelidikan, diketahui bahwa aksi illegal DNS redirection dilakukan MJL007 dari warnet yang dijaga Wildan. Akhirnya Wildan ditangkap pada 25 Januari 2013, sekitar pukul 23.00 WIB.

Cara Agar Dapat Browsing Dengan Aman Nyaman dan Jauh Dari Penyadapan


disini ane mo jelasin tentang perbedaan protokol http dan https lansung saja simak penjelasannya yang ane kutip dari http://ilmukomputer.org/2013/01/30/p...ttp-dan-https/HTTP dan HTTPS adalah kode bahasa protokol yang tidak asing lagi bagi pengguna internet, karena di setiap link yang mengacu pada sebuah website pasti menggukannya. Kode ini juga sering di jumpai ketika kita hendak melakukan browsing atau membuka halaman website tertentu. Kita di minta untuk mengetik kode tersebut di awalnya dan diakhiri dengan titik dua dan garis miring kembar ketika kita melakukan browsing halaman website yang diinginkan.HTTP ( Hypertext Transfer Protocol)Hypertext Transfer Protokol (HTTP) adalah sebuah protokol jaringan lapisan aplikasi yang digunakan untuk sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dan menggunakan hipermedia penggunaannya banyak pada pengambilan sumber daya yang saling terhubung dengan tautan yang disebut dengan dokumen hiperteks yang kemudian membentuk World Wide Web pada tahun 1990 oleh fisikawan inggris yang bernama Tim Berners Lee. Http merupakan protokol yang menyediakan perintah dalam komunikasi antar jaringan, yaitu komunikasi antara jaringan komputer client dengan web server. Dalam komunikasi ini, komputer clientmelakukan permintaan dengan mengetikkan alamat atau website yang ingin di akses. Sedangkan server mengolah permintaan tersebut berdasarkan kode protokol yang di inputkan.HTTP disebut protokol Stateless karena setiap perintah dijalankan secara independen, tanpa pengetahuan tentang perintah yang datang sebelumnya. Ini adalah alasan utama yang sulit untuk menerapkan situs Website yang bereaksi secara cerdas untuk input pengguna.Sesi httpSebuah sesi HTTP adalah urutan transaksi permintaan dan respons jaringan dengan menggunakan protokol HTTP. Sebuah klien HTTP akan memulai sebuah permintaan. Klien tersebut akan membuka sebuah koneksiTransmission Control Protocol (TCP) ke sebuah port tertentu yang terdapat dalam sebuah host (umumnya port 80 atau 8080). Server yang mendengarkan pada port 80 tersebut akan menunggu pesan permintaan klien. Saat menerima permintaan, server akan mengirimkan kembali baris status, seperti “HTTP/1.1 200 OK”, dan pesan yang hendak diminta, pesan kesalahan atau informasi lainnya.Hypertext Transfer Protocol Secure (HTTPS)Hypertext Transfer Protocol Secure (HTTPS) memiliki pengertian yang sama dengan HTTP hanya saja HTTPS memiliki kelebihan fungsi di bidang keamanan (secure). HTTPS di temukan oleh Netscape Communication Corporation. HTTPS menggunakan Secure Socket Layer (SSL) atau Transport Layer Security(TLS) sebagai sublayer dibawah HTTP aplikasi layer yang biasa. HTTP di enkripsi dan deskripsi dari halaman yang di minta oleh pengguna dan halaman yang di kembalikan oleh web server. Kedua protokol tersebut memberikan perlindungan yang memadai dari serangan eavesdroppers, dan man in the middle attacks. Pada umumnya port yang digunakan HTTPS adalah port 443. Tingkat keamanan tergantung pada ketepatan dalam mengimplementasikan pada browser web dan perangkat lunak server dan didukung oleh algorithma penyandian yang aktual. Oleh karena itu, pada halaman web digunakan HTTPS, dan URL yang digunakan dimulai dengan ‘https://’.Https dapat menjamin keamanan dalam Autentikasi server yaitumemungkinkan peramban dan pengguna memiliki kepercayaan bahwa mereka sedang berbicara kepada server aplikasi sesungguhnya.Https juga mampu dalam menjaga kerahasiaan data dan Integritas data.Perbedaan utama http dan httpsBeberapa perbedaan utama antara http dan https, dimulai dengan port default, yang 80 untuk http dan 443 untuk https. Https bekerja dengan transmisi interaksi yang normal http melalui sistem terenkripsi, sehingga dalam teori, informasi tidak dapat diakses oleh pihak selain klien dan server akhir. Ada dua jenis umum lapisan enkripsi: Transport Layer Security (TLS) dan Secure Socket Layer (SSL), yang keduanya menyandikan catatan data yang dipertukarkan.Cara KerjaHttps bukan protokol yang terpisah, tetapi mengacu pada kombinasi dari interaksi HTTP normal melalui Socket Layer terenkripsi SSL (Secure) atau Transport Layer Security (TLS) mekanisme transportasi. Hal ini menjamin perlindungan yang wajar dari penyadap dan (asalkan dilaksanakan dengan benar dan otoritas sertifikasi tingkat atas melakukan pekerjaan mereka dengan baik) serangan.Port default TCP https: URL adalah 443 (untuk HTTP tanpa jaminan, defaultnya adalah 80). Untuk mempersiapkan web-server untuk koneksi https penerima harus sebagai administrator dan membuat sertifikat kunci publik untuk server web. Sertifikat ini dapat dibuat untuk server berbasis Linux dengan alat seperti Open SSL yang ssl atau gensslcert SuSE. Sertifikat ini harus ditandatangani oleh otoritas sertifikat satu bentuk atau lain, yang menyatakan bahwa pemegang sertifikat adalah siapa yang mereka ajukan. Web browser pada umumnya didistribusikan dengan penandatanganan sertifikat otoritas sertifikat utama, sehingga mereka dapat memverifikasi sertifikat yang ditandatangani oleh mereka.Bila menggunakan koneksi https, server merespon koneksi awal dengan menawarkan daftar metode enkripsi mendukung. Sebagai tanggapan, klien memilih metode sambungan, dan klien dan sertifikat server pertukaran untuk otentikasi identitas mereka. Setelah ini dilakukan, kedua belah pihak bertukar informasi terenkripsi setelah memastikan bahwa kedua menggunakan tombol yang sama, dan koneksi ditutup. Untuk host koneksi https, server harus memiliki sertifikat kunci publik, yang embeds informasi kunci dengan verifikasi identitas pemilik kunci itu. Sertifikat Kebanyakan diverifikasi oleh pihak ketiga sehingga klien yakin bahwa kuncinya adalah aman.Keuntungan mengubah HTTP menjadi HTTPS?Untuk mengamankan komunikasi antara browser dengan web server. Bagaimana bisa? Ilustrasi singkat berikut akan menjawabnya: Ketika anda mengakses sebuah web server yang menggunakan protokol HTTPS, halaman yang dikirimkan pada anda telah dienkripsi dulu oleh protokol ini. Dan semua informasi yang anda kirimkan ke server (registrasi, identitas, nomor pin, transfer pembayaran) akan dienkripsi juga sehingga tidak ada yg bisa mencuri dengar (eavesdropping) data-data anda ketika proses transaksi sedang berlangsung. Maka transaksi data anda menjadi lebih safe. Protokol HTTPS bisa anda temukan pada situs-situs perbankan, ecommerce, form registrasi, dsb. Karena di area bisnis inilah rentan sekali terjadi eavesdropping oleh pihak ketiga. Untuk itulah anda membutuhkan sertifikat SSL.Beberapa variasi kemungkinan halaman dan form URL yang perlu diperhatikan adalah:Halaman form di http://internetbanking.com/formlogin.html dan tag form login dalam bentuk <form action=http://internetbanking.com/dologin.php>. Ini benar-benar tidak aman karena tidak ada enkripsi sama sekali.Halaman di http://internetbanking.com/formlogin.html , tag form login dalam bentuk <form action=https://internetbanking.com/dologin.php . Ini pun tetap tidak aman karena formlogin bisa diubah dengan mitm attack.Halaman di https://internetbanking.com/formlogin.html , tag form login dalam bentuk <form action=http://internetbanking.com/dologin.php>. Form login tidak bisa diserang, namun password dikirimkan tanpa terenkripsi. Sama saja bohong.Halaman di https://internetbanking.com/formlogin.html, tag form login dalam bentuk <form action=https://internetbanking.com/dologin.php>. Ini baru aman, form login tidak bisa diserang, dan password terenkrip.Page Url Form Url StatusHTTP HTTP Not secure, nothing encrypted.HTTP HTTPS Not secure, vulnerable to mitm attack.HTTPS HTTP Not secure, form data not encrypted.HTTPS HTTPS Maximum SecurityKesimpulanHttp dan https memiliki peranan yang sama dalam mendefinisikan bagaimana suatu pesan bisa diformat dan dikirimkan dari server keclient, hanya saja https memiliki kelebihan fungsi dalam sistem keamanan dengan mengenkripsikan informasi menggunakan SSL dan TLS. Sehingga https memiliki keamanan yang lebih di bandingkan http.jadi jika online dengan protokol https bisa dipastikan kita bisa aman dari adanya phising (menyamar/mengelabuhi) misal kita ingin buka fb atau twitter lihat di bagian kolom addres. bagaimana udah paham ? kalau belum belajar sendiri wkwkwkwkwk

Mungkinkah Komet Menabrak Planet


  Udah tau komet kan ? kalau belum cari aja di www.google.com wkwkwkwk... kalau di film film tu ada kommet yang nabrak planet, tapi di dunia nyata mungkinkah ? mari kita simak bersama. Kevin Adrian, seorang warga Jakarta, menanyakannya kepada situs astronomi Langitselatan, tentang kemungkinan komet, salah satu benda langit, benar-benar menabrak planet."Apakah komet dapat menabrak salah satu planet di Tata Surya? Bila bisa, apa yang akan terjadi?" tanyanya.Nah, benarkah komet bisa menabrak planet? Mungkinkan itu menjadi kenyataan? Berikut uraian dari Langitselatan.Komet adalah tamu jauh bagi Bumi dan planet-planet dalam di Tata Surya karena ia datang dari dua kawasan luar Tata Surya kita. Wilayah paling luar Tata Surya yang berada pada jarak 50000 AU, bernama Awan Oort, mengirimkan komet-komet dengan periode (waktu komet tersebut dalam melakukan satu kali revolusi terhadap Matahari) panjang. Wilayah luar Tata Surya lainnya yang terletak lebih dekat, yakni sekitar 30 – 100 AU, dinamakan Sabuk Kuiper, mengirimkan komet-komet dengan periode pendek.Perlu diingat bahwa temperatur benda di Tata Surya kita akan turun dengan bertambahnya jarak dari Matahari. Oleh sebab jaraknya yang demikian jauh, dua per tiga dari komposisi komet merupakan es dan salju, sedangkan sepertiga lainnya berupa debu batuan. Setiap komet punya inti berupa batuan es yang padat sehingga seing disebut ‘bola salju’ yang datang dari tepi luar Tata Surya.Dalam perjalanannya, komet akan bergerak mendekati Matahari. Saat mendekati Matahari, maka lapisan es di komet akan mengalami pemanasan dan mulai menguap. Permukaan salju akan berubah menjadi gas dan bersama debu yang ada di komet mereka membentuk lapisan koma, awan yang menyelubungi inti komet. Selain terbentuknya koma, gas dan debu juga membentuk ekor komet yang panjangnya bisa mencapai 100 juta km! Semakin dekat dengan Matahari, semakin banyak pula es yang hilang. Jadi, jika sebuah komet sudah melakukan kunjungannya mendekati matahari hingga sekian kali, maka komet bisa saja kehilangan materi untuk membentuk ekor, menyisakan permukaan yang ditutupi debu gelap dan akan tampak seperti asteroid. Tak ada lagi lapisan es di luarnya yang tersisa.Apakah komet bisa menabrak planet lain? Tentu saja. Dalam perjalanannya komet juga bisa bersinggungan dengan sebuah planet. Jika lintasannya terlalu dekat dengan planet tersebut, komet bisa mengalami gangguan gravitasi yang menyebabkan komet tersebut menabrak planet tadi. Selain itu, bisa juga orbit komet berubah akibat tabrakan dengan benda lain.Dua abad lalu, planet Neptunus diduga ditabrak sebuah komet es raksasa yang menyebabkan anomali kandungan karbon monoksida di lapisan stratosfer Neptunus. Tapi, tabrakan komet dengan planet yang paling terkenal dan bisa diamati manusia di zaman modern ini adalah tabrakan komet Shoemaker-Levy 9 atau komet D/1993 F2 yang terjadi pada bulan Juli 1994. Komet yang ditemukan oleh suami istri Carolyn & Eugene M. Shoemaker dengan rekannya David Levy ini merupakan komet yang mengorbit Jupiter bukannya Matahari. Selain komet Shoemaker-Levy 9, pada tanggal 19 Juli 2009 dan 4 Juni 2010, Anthony Wesley dari Australia melaporkan adanya komet lain yang menabrak planet Jupiter. Ada juga ilmuwan yang memperkirakan kalau riak pada cincin Jupiter dan Saturnus juga diakibatkan oleh tabrakan komet dengan materi di cincin kedua planet gas tersebut.Di tahun 2014 nanti, komet C/2013 A1 (Siding Spring) yang ditemukan pemburu komet dari Australia Robert McNaught diperkirakan akan menabrak planet merah, Mars. Untuk kebenarannya, kita lihat saja nanti.Komet yang menabrak planet tidak hanya bisa menimbulkan bekas pada permukaan planet seperti terbentuknya kawah pada planet batuan seperti Bumi, tetapi juga bisa memberi pengaruh besar pada peradaban dan sejarah kehidupan sebuah planet.Komposisi pembentuk komet kuat diduga adalah sisa materi yang juga membentuk Tata Surya pada awalnya. Oleh karena dugaan inilah, peristiwa tabrakan komet dengan sebuah planet, atau lebih tepatnya dengan Bumi, di tahap awal pembentukan Bumi, memegang peran yang sangat penting dalam sejarah evolusi Bumi. Para ilmuwan memerkirakan tabrakan komet dengan Bumi-lah yang dahulu membawa air dan molekul organik sehingga membentuk kehidupan di muka Bumi ini. Salah satu pemodelan lain yang dibuat para astronom juga menyebutkan bahwa tabrakan komet-lah yang menghasilkan asam amino yang berperan penting dalam evolusi kehidupan di Bumi. Karena itu jika astronom bisa mempelajari komposisi komet maka pengetahuan astronom tentang proses pembentukan dan evolusi Tata Surya tentu akan bertambah.Tapi di sisi lain, selain membawa benih penunjang kehidupan, tabrakan komet juga bisa menjadi petaka bagi kehidupan yang ada di sebuah planet. Tabrakan komet yang besar bisa mengakibatkan kepunahan massal, seperti yang diperkirakan pernah terjadi beberapa kali lalu sebelum manusia berpijak di Bumi.

Planet Mars Semakin Dingin

  Kali ini gua mau cerita sedikit tentang planet Mars nih, si planet merah.
Para ilmuwan dari Scottish Universities Environmental Research Centre di Skotlandia dan University of Glasgow and the Natural History Museum di Inggris telah menemukan alasan di balik hilangnya karbon dioksida (CO2) di Mars yang membuatnya menjadi dingin dan kering seperti saat ini.Penelitian membuktikan bahwa Mars telah mengalami proses karbonisasi atau pemanasan tanpa atau dengan sedikit oksigen menjadi gas secara ekstrem. Hilangnya CO2 dari atmosfer Mars pada 4.000 juta tahun yang lalu telah membuat planet merah itu dingin dengan sendirinya.Akan tetapi, hingga kini penemuan meteorit di Mars bernama Lafayatte masih menjadi teka-teki di benak banyak peneliti dunia. Batu yang diperkirakan terbentuk pada 1.300 juta tahun yang lalu itu mengandung komposisi cairan yang kaya akan mineral karbon (siderit).Sebab, tim peneliti pun meyakini bahwa siderit terbentuk melalui proses ‘karbonasi’. Di mana, air dan karbon dioksida dari atmosfer Mars direaksikan dengan batuan yang mengandung mineral olvin. Reaksi tersebut kemudian membentuk kristal siderit. Dengan demikian karbon dioksida pada atmosfer planet merah itu diserap dan dikungkung dalam batu itu.Ya, Lafayette menyimpan karbon dioksida planet tersebut selama 1.300 juta tahun lamanya. Itulah mungkin salah satu alasan mengapa iklim di Mars berubah drastis dari yang mulanya hangat dan ramah untuk kehidupan, menjadi dingin dan tidak mendukung kehidupan.“Mars pernah memiliki atmosfer tebal yang kaya akan kandungan mineral dan karbon dioksida. Penemuan proses ini sedikit banyak menjawab misteri mengapa iklim di Mars terus memburuk pada 4.000 juta tahun yang lalu,” ungkap salah satu peneliti bernama Dr. Tim Tomkinson, sebagaimana disitat dari Astrobio, Sabtu (26/10/2013).“Penemuanini bisa menjadi bahan pelajaran yang penting untuk kita yang ada di Bumi untuk membatasi jumlah akumulasi karbon dioksida di atmosfer Bumi untuk mengurangi dampak perubahan iklim secara ekstrem. Sebab, tidak sedikit kesamaan yang ditemui proses geologi antara planet tetangga dengan Bumi,” lanjutnya. wah kalau mars bisa buat ditinggali manusia pasti keren nih.

Jupiter dan Saturnus selalu Mengalami Hujan Berlian... WOW


Mona Delitsky dari California Speciality Engineering di Flintridge dan Kebin Baines dari University of Wisconsin-Madison berdasarkan hasil riset mengungkapkan bahwa Jupiter dan Saturnus mengalami hujan berlian.Keduanya memaparkan hasil penelitiannya di pertemuan divisi Ilmu Keplanetan pada American Astronomical Society yang berlangsung di Denver, Colorado, Senin (8/10/2013) lalu.Menurut dua peneliti itu, seperti diberitakan Nature, Rabu (9/20/2013), petir merombak metana yang terdapat di atmosfer Saturnus dan Jupiter, kemudian membebaskan atom karbon penyusunnya.Atom karbon yang dibebaskan kemudian berikatan satu sama lain, membentuk jelaga. Ketika semakin turun ke bawah lapisan atmosfer, karena suhu dan tekanan yang lebi tinggi, jelaga berubah menjadi grafit dan selanjutnya menjadi berlian.Semakin turun, suhu di Jupiter dan Saturnus bisa mencapai 8.000 derajat celsius. Berlian yang semula padat bisa berubah menjadi cair, menjelma sebagai hujan berlian.Baine mengatakan, di Saturnus, berlian bisa terbentuk pada kedalaman atmosfer 6.000 hingga 30.000. Menurutnya, Saturnus bisa menghasilkan 10 juta ton berlian dengan sebagian besar ada dalam bentuk batuan yang ukurannya tak lebih dari satu milimeter."Kalau Anda punya robot di sana, robot itu cukup duduk dan akan mengoleksi berlian yang berjatuhan," kata Baines.Dalam pandangan dua Baines dan Delitsky, pada tahun 2049, manusia bisa mengoleksi berlian di Saturnus dan menggunakannya untuk membuat wahana superkuat guna mengambil helium 3 untuk bahan bakar.Menanggapi penelitian Baines dan Delitsky, David Stevenson dari California Institute of Technology mengatakan bahwa dirinya meragukan riset itu.Menurutnya, metana di Jupiter dan Saturnus rendah, hanya 0,2 dan 0,5 persen. Jadi, seperti gula dan garam dalam air, bila jelaga terbentuk, maka hanya akan larut dalam atmosfer dua planet yang kaya akan gas-gas lain itu.Sementara, Luca Ghiringhelli, menuturkan bahwa terlalu prematur untuk mengatakan bahwa berlian bisa terbentuk di Jupiter dan Saturnus. Sebabnya, metana di dua planet itu tak sebanyak di Uranus dan Neptunus. wah keren tuh kalaau banyak berliannya....

Voyager 1 Dipastikan Telah Meninggalkan Tata Surya



lmuwan pada Kamis (12/9/2013) memastikan bahwa wahana Voyager 1 telah meninggalkan Tata Surya.Wahana yang tampak seperti piringan satelit dan televisi kuno dengan antena mirip telinga kelinci itu diluncurkan pada tahun 1977 untuk menyelidiki planet-planet di Tata Surya.Menantang semua risiko, Voyager terus melaju dan kini sampai pada jarak 19 miliar kilometer dari Matahari, di sebuah tempat yang dingin dan gelap, wilayah antarbintang."Kita berada di ruang antarbintang untuk pertama kalinya," kata Ed Stone, ilmuwan dalam program Voyager."Kita sampai di sana. Ini sesuatu yang kita semua harapkan sejak kita memulai misi 40 tahun lalu," imbuhnya.Voyager 1 sendiri memiliki kembaran, yakni Voyager 2, yang diluncurkan 36 tahun lalu dengan misi utama menyelidiki Jupiter dan Saturnus.Wahana kembar tersebut menangkap citra detail cincin Saturnus serta mengungkap adanya gunung berapi di bulan Jupiter, Io.Voyager 2 melaju menuju Uranus dan Neptunus sebelum misi wahana itu dan kembarannya diperpanjang untuk menyelidiki batas luar Tata Surya.Selama ini, posisi Voyager 1 menjadi perdebatan. Pasalnya, ilmuwan tidak tahu pasti apa yang bisa jadi parameter bahwa Voyager telah keluar dari Tata Surya. Alat deteksi perubahan sudah lama rusak.Namun, kini ilmuwan setuju bahwa Voyager 1 telah keluar dari gelembung pelindung di Tata Surya yang dikenal dengan heliosfer.Penemuan ilmuwan itu dipublikasikan di jurnal Science. Dalam publikasi, ilmuwan menyatakan bahwa Voyager 1 telah meninggalkan Tata Surya pada Agustus 2012.NASA menyatakan, Voyager 1 "berada di zona transisi tepat di luar gelembung Tata Surya, tempat efek dari Matahari masih bisa dilihat."Voyager 1 pada 25 Agustus 2012 lalu sebenarnya telah mengirimkan data yang menunjukkan penurunan secara tiba-tiba partikel bermuatan dengan energi tinggi yang ada di heliosfer.Dengan terkirimnya data itu, ilmuwan memprediksi ada pembalikan arah medan magnet di wilayah batas Tata Surya yang disebut heliopause.Pembalikan arah medan magnet serta berkurangnya partikel bermuatan dengan energi tinggi itu merupakan tanda Voyager 1 telah memasuki Tata Surya.Ternyata, pembalikan arah medan magnet yang diharapkan tidak terjadi. Ilmuwan saat itu berhati-hati untuk menyatakan bahwa Voyager 1 telah meninggalkan Tata Surya.Namun, analisis data yang ditangkap instrumen gelombang plasma Voyager 1 antara 9 April dan 22 Mei 2013 mengungkap bahwa wahana itu berada di area dengan kerapatan elektron 0,08 per sentimeter kubik.Astrofisikawan mengatakan bahwa kerapatan elektron di ruang antarbintang adalah 0,05-0,22 per sentimeter kubik. Karena data tersebut, ilmuwan kemudian yakin bahwa Voyager 1 telah menjadi wahana pertama yang meninggalkan Tata Surya."Langkah bersejarah ini bahkan lebih menarik karena menandai era baru eksplorasi Voyager, eksplorasi ruang antarbintang," kata Stone seperti dikutip AFP, Kamis.Meski tim Voyager yakin bahwa Voyager 1 telah meninggalkan Tata Surya, tak semua ilmuwan menyetujuinya.David McComas dari Southwest Research Institute di San Antonio, Texas, mengatakan, "Saya tak yakin Voyager sudah di luar (Tata Surya) sekarang."McComas masih meragukannya sebab belum ada data yang menunjukkan adanya pembalikan arah medan magnet. Misi Voyager hingga kini telah menelan biaya 988 jutat dollar AS. Instrumen wahana ini dijadwalkan akan mati pada tahun 2025. wow hebat ya bisa sampe keluar tata surta